Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Maret 2012

MEMOTRET DENGAN KAMERA HANDPHONE?? SOPO SING WEDI??

Nah sekarang kita membahas tentang cara memotret dengan kamera HP..

Banyak banget teman – temanku yang minder karena punya hobi fotografi, tapi tidak belum punya DSLR. Sebenernya untuk  fotografi kamera pinhole alias lubang jarum juga udah cukup. Dengan catatan yang memakainya punya mental yang kuat.
Ya, kenapa mental ? Sebenernya ini cuma masalah paradigma..
“Saya gak akan bisa motret kalau gak punya DSLR!”
Ya udah kalau kayak gitu mah repot, tapi ada juga temen saya yang mempunyai prinsip…
:D“Apapun kameranya, selama saya fotografernya, pasti keren hasilnya” 
Dan yang punya HP, kalian sangat beruntung kawan. You’ve get the best camera ever. Why ? because the best camera is the one you own!
So, ubahlah paradigma kalian tentang alat. You’re the one who takes the picture, not the camera.
Ada tips untuk memaksimalkan kamera hape anda :
  1. Motret
  2. Motret lagi!
  3. Motret lagi terus!!
Yang penting adalah mengetahui batas kemampuan dari kamera anda dan memaksimalkannya. Kreativitas seringkali muncul dari keterbatasan.
Dan untuk para sahabatku yang punya DSLR, sesungguhnya kalian sangat beruntung. Tetapi jika hasil foto kalian masih kurang. Sesungguhnya kalian dalam keadaan yang sangat merugi.

Sedikit tips buat motret pake hape dariku :
  • Jangan motret sambil goyang2, dijamin gambarnya blur. (so pasti itu)
  • Hindari tempat terlalu gelap, image sensor kamera HP sangat kecil sekali dibanding DSLR. Pasti cuma noise yang muncul.
  • Pelajari komposisi fotografi, karena mungkin cuma ini yang bisa kita atur. (jarang ada mode manual diHP)
  • Gunakan mode black and white. Nanti kalau ada yang tanya, ‘ loh itu kok banyak noise nya?’. Jawab aja, ‘ iya, sengaja kok biar dramatis bawa nya’.
  • Post processing akan lebih membantu, seperti mengurangi noise, menaikan kontras, menaikan saturasi. Dan lain-lain..
  • Yang satu ini sangat penting..motret agi lagi dan lagi..jangan putus asa



                                                             ....SELAMAT MENCOBA DAN BERKARYA....
                                                                              SALAM PHOTOGRAPHY

Minggu, 19 Februari 2012

6 Tips Cara Untuk Memotret Kembang Api atau Fireworks

Setiap kali terjadi momen pergantian tahun atau hari perayaan lainnya, kita mendapati penyelenggaraan pesta kembang api. Dan anda sebagai penggemar fotografi pasti tidak akan melewatkan kesempatan memotret kembang api. Foto kembang api yang indah bisa sangat membanggakan bagi pemotretnya hingga bisa dipamerkan kepada siapapun.



Namun memotret kembang api tidaklah semudah dibayangkan. Ingin menghasilkan foto kembang api yang dahsyat? berikut beberapa tips-nya:


1.Jangan Menebak Arah Kembang Api
Salah satu kesulitan utama memotret kembang api adalah karena arah munculnya susah ditebak, karena itu           jangan menebaknya. Cukup arahkan lensa dan set zoom anda supaya bisa menyapu area yang cukup luas (lensa zoom standar cukup ideal dipakai pada kondisi ini). Dengan begitu, dimanapun munculnya kembang anda bisa memotretnya dengan baik. Baru setelah anda mengeditnya di komputer, kita bisa crop foto sesuai selera, apakah mau crop sempit hanya di ujung kembangnya saja ataukah luas mencakup area sekelilingnya.

2.Tripod Wajib Dipakai
Sehebat apapun tangan anda menjaga kestabilan kamera, akan sangat sulit menghasilkan foto kembang api yang tajam dan tidak berbayang. Anda wajib membawa tripod jika menginginkan foto kembang api yang layak dipajang di ruang tamu atau di upload di komunitas foto. Selain tripod standar yang agak merepotkan, anda juga bisa memanfaatkan Gorillapod. Selain tripod, jika anda memiliki shutter release (baik kabel maupun wireless) bawa dan pakailah. Dengan shutter release, mata anda akan bisa bebas mengawasi langit sehingga kemungkinan anda memperoleh momen yang pas lebih besar.
Gunakan Resolusi Terbesar Kamera

3.Gunakan ukuran foto terbesar yang bisa dihasilkan kamera anda. Set ukuran file Large dikamera anda (Contoh untuk kamera 12 MPx ukuran large adalah: 4288 x 2848 piksel). Hal ini untuk mendukung tujuan dari tips ke-2 diatas, jadi ketika anda meng-crop foto, hasil foto yang sudah dipotong masih cukup bagus untuk dicetak ukuran besar. Lebih ideal lagi jika kamera memiliki fitur RAW, manfaatkanlah. Jangan lupa gunakan ISO rendah 100 atau 200 agar noise terjaga.
Matikan Autofokus

4.Karena arah munculnya lumayan acak dengan gerakan yang cukup cepat ditambah kondisi minim cahaya, autofokus kamera akan keteteran. Untuk itu matikan autofokus dan gunakan fokus manual, caranya: saat masih di mode autofokus cari bangunan atau obyek dengan jarak yang kira-kira sama dengan munculnya kembang api, fokuskan ke sana lalu kunci, setelah itu matikan autokus kamera dan berganti ke manual focusing. Cara paling mudah adalah di manual fokus, set fokus lensa di infinity. Satu lagi, jangan lupa saat anda mengubah zoom lensa, set fokus yang baru)
Matikan Flash

5.Flash dikamera anda tidak akan berguna sama sekali saat pemotretan kembang api karena jangkauannya yang pendek dan bahkan bisa memperburuk foto karena menerangi daerah yang tidak perlu, karena itu matikan.
6.Tips Setting Eksposur
Lebih baik gunakan mode manual eksposur, dan untuk kondisi pemotretan kembang api pada umumnya, pakai setting eksposur berikut: Kecepatan kembang api normal: Aperture F/16 - Shutter 2 detik dan ISO 100 atau Aperture: f/14 – shutter 2 detik dan ISO 200; Kembang api rentetan cepat: Aperture: f/18 – Shutter 1.25 detik dan ISO 100

Tentu saja anda bisa bebas merubah setting sesuai selera jika mau, ini hanya sekedar saran. Tips: Jika anda mengikutkan bagian bangunan, ukur eksposur dibangunan tadi lalu ubah sedikit di under.
Memotretlah Sebanyak – banyaknya

Ya, karena anda tidak perlu membeli film, jangan batasi diri, bidik dan jepret sebanyak yang anda mau. Makin banyak anda jepret, psendiri, kalau hasilnya bagus malualing tidak makin banyak foto bagus yang bisa didapat. Jangan malu kalau terlihat heboh nya terbayar lunas.



Google Chrome Web Store

Chrome Web Store adalah sebuah toko aplikasi online punya Google Chrome yang menyediakan App dan Extension untuk Google Chrome. Chrome Web Store ini memliki fungsi sama seperti Android Market, Apple Store atau lainnya. Untuk bisa mengakses Chrome Web Store kita harus punya account Google/Gmail. Kali ini saya akan kasih tahu cara mengakses dan menginstall app/extension di Google Chrome.


  1. Login dulu ke Google Chrome pakai account Google/Gmail.
  2. Buka blank tab.
  3. Masuk ke Chrome Web Store
  4. Setelah itu search app/extension yang kamu inginkan.
  5. Kali ini saya akan memberi contoh extension Silver Bird Plus.
  6. Klik Tambah ke Chrome.
  7. Klik Pasang
  8. Extension/App akan terdownload dan terinstall sendiri.
  9. Hasilnya nanti akan seperti ini untuk Extension

    Dan untuk App akan seperti ini
  10. Dan selesai. Untuk tema caranya sama dengan app/extension. Silahkan mencoba.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More